|
|
 |
|
STARTUP BISNIS
|
STARTUP BUSINESS
Membangun Negeri Dengan Berwiraswasta
|
|
Peter F. Drucker : Apa yang kita perlukan adalah
sebuah masyarakat wirausaha di mana inovasi dan
kewirausahaan merupakan hal yang wajar, mantap, dan
berkesinambungan.
Tulang punggung dalam pengembangan ekonomi adalah para
pelaku bisnis, wirausahawan baru adalah darah baru dalam
menggerakkan ekonomi dan bisnis, sejarah mencatat bahwa
inovasi sebagai penggerak daya saing dihasilkan oleh
wirausaha baru dan 70 % penyerapan tenaga kerja
dihasilkan oleh usaha baru.
Bahkan di Amerika Serikat sekalipun, kewirausahaan seringkali
disalah artikan dengan kemampuan (kepribadian atau personality)
seseorang dalam memulai bisnis baru yang selalu
disangkutpautkan dengan pengambilan resiko yang besar.
Peter Drucker, dalam bukunya Inovasi dan Kewiraswastaan,
memberikan pandangan baru mengenai kewirausahaan sebagai
metoda yang sistematis dan terorganisir, yang dapat dipelajari (tidak
tergantung pada kepribadian seseorang), dan tidak hanya untuk
bisnis baru akan tetapi dapat diterapkan pada perusahaan besar
yang sudah mapan bahkan pada sektor publik dan lembaga
sosial-kemasyarakatan.
Wirausahawan mempunyai kemampuan melihat perubahan sebagai
suatu yang sehat. Biasanya, wirausahawan tidak membawa
perubahan itu sendiri, tetapi selalu mencari perubahan,
menanggapinya dan memanfaatkannya sebagai peluang. Dalam
memanfaatkan peluang seorang wirausahawan dengan cara yang
tepat dan menguntungkan melakukan inovasi terhadap peluang
yang sudah tersedia. Dengan demikian resiko yang diambil dalam ber-wirausaha
relatif lebih kecil dibanding dengan semua kegiatan yang beresiko
lainnya.
Dari pandangan Drucker tersebut, dapat dilihat akar dari
kewirausahaan adalah MOTIVASI terhadap perubahan,
BERPIKIR KREATIF, dan respon terhadap suatu PELUANG
sebagai sumber INOVASI. Dalam hal ini, inovasi
merupakan alat bagi wirausahawan untuk memanfaatkan perubahan
sebagai peluang bagi bisnis atau layanan jasa yang
berbeda. Wirausahawan perlu secara sengaja mencari sumber
inovasi, perubahan atau gejala yang menunjukkan adanya
peluang, baik dari lingkungan internal maupun
eksternal perusahaan.
Dalam memanfaatkan peluang, wirausaha menghendaki
manajemen yang sistematis, terorganisasi, dan
memiliki tujuan. Pada dasarnya, aturan dalam MANAJEMEN
WIRAUSAHA tersebut sama bagi perusahaan bisnis yang telah
mapan, lembaga pelayanan masyarakat, maupun usaha yang
baru berdiri, yang pada intinya adalah pemusatan pandangan
manajerial pada peluang, membangkitkan semangat wirausaha
disetiap kelompok manajemen, serta mengkomunikasikan berbagai
inovasi yang dilakukan.
Selain memerlukan manajemen, juga diperlukan STRATEGI
WIRAUSAHA, yang pada dasarnya merupakan strategi bisnis
dalam memanfaatkan peluang yang ada untuk melakukan kebijakan pasar.
Bentuk program yang dipilih untuk pengembangan wirausaha baru
dengan latar belakang sarjana baru dan mahasiswa adalah 'START-UP
BUSINESS' pertama kali dikembangkan oleh Small Business
Centre, DURHAM University Business School.
|
|
artikel dari Nurdizal M
Rachman
Kembali ke halaman muka Jaringan UKM online Indonesia
|
|
|
|
PROMOSIKAN PRODUK-PROFILE, ALAMAT TEMPAT USAHA ANDA DI SINI
|
 |
|
|
|
|
|